Skip to main content

Bangun Pagi Itu Dekat Dengan Rezeki. Dan ini terbukti


Sewaktu kecil, kita pasti sering mendapat petuah atau nasihat dari orang tua maupun guru yang mengatakan kalau bangun pagi itu bisa membukakan pintu rezeki. Selain baik untuk kesehatan, bangun lebih pagi dari orang orang kebanyakan memberikan kita keleluasaan untuk bergerak mendahului orang lain dalam menyambut rezeki. Tapi kita kesampingkan dulu berbagai macam keuntungan bangun pagi di atas karena pasti sudah pernah dijelaskan secara panjang lebar oleh orang tua, guru agama, hingga guru guru lainnya. Aku punya cerita tentang bukti bangun pagi yang membawa keberuntungan bagiku.

Sudah lama aku ingin memiliki sebuah tas kamera dengan bentuk kecil, tapi bisa memuat kamera dan lensa tambahan. Aku tidak menyukai jenis tas kamera ransel karena kuanggap terlalu besar ribet, jadinya aku melirik tas slempang dengan bentuk memanjang ke bawah dan tidak melebar. Di waktu luang, aku sering jalan jalan ataupun browsing untuk sekedar memantau jenis tas kamera yang tersedia di pasaran. Memang banyak jenis tas yang tersedia, namun belum ada yang mampu membuatku menentukan pilihan. Ada yang bentuknya kaku dan terlalu "vulgar", ada yang terlalu kecil dan tak mampu menampung lensa tambahan, jikalau ada yang modelnya terasa cocok, ternyata tetap harus aku coret dari daftar karena harganya yang terlampau menipiskan dompet.
Hingga suatu pagi, aku bangun terlalu pagi...

Hari itu entah hari apa, aku terbangun pukul 4 dinihari dan terjaga hingga tak bisa tidur lagi. Karena hari itu bukan akhir pekan, artinya tidak ada siaran langsung acara sepakbola yang tayang di televisi. Daripada nanti malah jadi  nonton yang macam-macam, aku lebih memilih mengambil hpku dan browsing untuk menjelajahi situs jual beli o el ek.

Mungkin inilah yang namanya rezeki, takdir, jodoh atau semacamnya..

Di pencarian teratas untuk kategori fotografi wilayah Kalimantan Selatan, ada sebuah iklan yang menawarkan tas yang modelnya persis seperti yang aku impikan selama ini.

Dijual TAS KAMERA EIGER QUICK SHOOT 02 dengan harga Rp. 200 Ribu Nego
Iklan ini baru dipasang satu jam yang lalu.

Tas Kamera EIGER Quick shoot 02 ?
aku belum pernah mendengar atau melihat tas EIGER tipe itu sebelumnya, jadi aku tak tahu berapa kisaran harga barunya di toko.
Tidak masalah.. kita punya mbah google untuk mencari tahu berapa harga baru tas eiger quickshoot 2 ini.
Namun Hasil yang kudapatkan di situs eiger indonesia sungguh membuatku tercengang!!

 

Waw.. harga itu tergolong mahal untuk sebuah tas kecil.

Tanpa banyak ba bi bu aku langsung saja mengsms penjual tas tersebut, untuk bertanya sekaligus negosiasi masalah harga.
Hasilnya?
Deal, 180 ribu !!!

Bayangkan... tas yang seharusnya dibeli dengan harga 500 ribu ke atas bisa aku beli dengan harga "cuma" 180 ribu !!
Jika saja aku tidak bangun pagi pada hari itu, mungkin aku tidak akan mendapatkan tas tersebut karena bisa jadi orang lain telah lebih dahulu melakukan deal.

Setelah bertemu dan melihat barangnya langsung, aku tambah puas.. karena tas ini mulus, tanpa cacat sedikitpun dan masih terlihat seperti baru.
Alhamdulillah...
Ukurannya juga pas. Tidak terlalu besar, dan tidak terlalu kecil. Sesuai dengan tas yang selama ini kuimpikan.


Comments

  1. Suka Sandal Carvil..?? Disini Kita Sedia Semua Sandal Carvil Terbaru

    ReplyDelete
  2. Memang ini adalah salah satu cara nak dapat duit . Bangun awal waktu. Early bird catches the worm orang kata. Selain dari tu , bersedekah...kalau nak berkat. Duit dan rezeki tu kan Allah yang punya..Jadi rajin2 la buat apa yang patut.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

9-9-81 Satu cerita dalam 9 Kisah

9-9-81 adalah film produksi Thailand yang (katanya) dibuat berdasarkan kisah nyata. Hal tersebut cukup bisa diterima, mengingat kisah dalam film ini sebenarnya sederhana saja; Seorang wanita tewas bunuh diri setelah mendengar calon suaminya meninggal karena kecelakaan. Namun uniknya, film ini disajikan dengan 9 sudut pandang berbeda, dengan 9 sutradara yang berbeda pula, Yang mana ke - 9 kisah kisah tersebut nantinya akan membentuk satu kesatuan yang saling berkaitan dan terangkai menjadi sebuah cerita utuh. Sebuah konsep yang sangat menarik!!

Film ini dibuka dengan adegan seorang wanita cantik yang mengenakan pakaian pengantin lengkap. Ia berjalan perlahan menuju atap apartemen dan berdiri di pinggiran. Sedetik kemudian tampak wanita itu sudah meluncur bebas menuju tanah. Menuju kematiannya..
Lalu cerita pun dimulai..

The Notebook - Film Paling Romantis?

Entah kenapa aku lagi pengen drama romantis.. Iseng-iseng nyari rekomendasinya di google. Dan kebetulan film inilah yang pertama aku temukan beserta link downloadnya. Ya sudah, hajar! hehe..

The notebook (2004) Bercerita tentang kisah cinta Noah, seorang pemuda desa miskin dan Allie, gadis kota dari keluarga berada. Berbagai rintangan mereka lalui dalam hubungan mereka. Jarak dan waktu pun tak lantas melunturkan rasa di antara mereka. Terdengar romantis bukan? itu belum apa-apa, kalian akan menemukan berbagai momen-momen yang begitu menyentuh hati ketika menonton sendiri filmnya.

Film ini dibuka dengan adegan seorang lelaki mengayuh perahu di danau pada senja hari. disekelilingnya, burung angsa beterbangan entah menuju ke mana. Dari sebuah rumah di dekat sana seorang wanita tua sedang memperhatikan dia, dengan tatapan yang penuh makna. Sungguh sebuah adegan pembuka yang luar biasa, ditambah lagi adegan itu diiringi backsound instrumen piano. Menit-menit pertama yang langsung membuatk…

Untuk apa kita sekolah?

Coba kita jawab pertanyaan ini. Mengapa kita harus sekolah? Mungkin jawaban yang paling umum dan paling benar yang kebanyakan orang jawab adalah: Agar kita menjadi pintar. Agar kita menjadi lebih siap untuk menjalani setiap tantangan hidup di masa dewasa nanti. Agar kita bisa menjadi manusia yang berkualitas, berguna untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan, bahkan bangsa dan negara. Seiring berjalannya waktu, tujuan itu secara tak disadari akan memudar. Sekolah akan menjadi satu kebiasaan rutin yang dilakukan anak dari usia 5 tahunan sampai ia beranjak dewasa kelak. Pada akhirnya yang terjadi hanyalah ia Cuma melakukan kebiasaan rutin tersebut karena itulah yang dilakukan anak anak lain seusianya. Niat sebenarnya sekolah adalah untuk  menempa diri agar menjadi manusia yang berkualitas telah menjadi prioritas yang kesekian, setelah rutinitas untuk bertemu teman, nyari pacar, dan juga hanya untuk lulus dengan nilai baik.