Skip to main content

Ayo kita nonton sirkus...

Beberapa hari terakhir suasana di bundaran liang anggang Jl. A Yani KM 20 atau lebih tepatnya di depan monumen H Hasan Basry selalu macet. Selidik punya selidik, ternyata di tanah lapang sekitar sana akan diadakan pertunjukan sirkus mulai tanggal 2 september hingga 5 Oktober nanti.
Suasana depan loket. Masih belum ada antrian
 karena memang belum dibuka


Meski pertunjukan belum resmi dibuka, namun animo masyarakat untuk datang ke sana sepertinya cukup besar. Tak sedikit bapak bapak atau ibu ibu yang membawa serta anak mereka untuk hanya sekedar melihat gajah yang dipersiapkan untuk pertunjukan sirkus nanti.

Sayangnya aku hanya membawa lensa tele dan tidak membawa lensa standar pada saat itu, sehingga tidak bisa mengabadikan suasana ramainya para pengunjung maupun para pedagang yang ada di sana secara keseluruhan. Mau memotret pake Hape ternyata lowbat juga. Jadi inilah foto foto sementara untuk menggambarkan keadaan di sana  meski pertunjukan baru akan dimulai pada tanggal 2 september nanti.

Sang mega bintang dengan senang hati menyambut makanan
yang diberikan penonton
Dia paling tau banget kalo ada yang mau motret.
 dan langsung pasang gaya kayak gini
Bahkan kalau ada yang mau main main dengan mulutnya
buat action di foto dia ngikut aja
Biarpun terlihat sangat jinak, namun panitia tetap
tak mau mengambil resiko dengan mengikat kaki mereka
dengan rantai
Kalo di close UP kayak gini, gue ganteng gak? hehehe..

Tertarik untuk menonton shownya nanti?
sediakan uang untuk membeli tiketnya:
40.000 (umum)
50.000 (kelas 1)
75.000 (utama)
125.000 (VIP)
175.000 (VVIP)

Comments

Popular posts from this blog

9-9-81 Satu cerita dalam 9 Kisah

9-9-81 adalah film produksi Thailand yang (katanya) dibuat berdasarkan kisah nyata. Hal tersebut cukup bisa diterima, mengingat kisah dalam film ini sebenarnya sederhana saja; Seorang wanita tewas bunuh diri setelah mendengar calon suaminya meninggal karena kecelakaan. Namun uniknya, film ini disajikan dengan 9 sudut pandang berbeda, dengan 9 sutradara yang berbeda pula, Yang mana ke - 9 kisah kisah tersebut nantinya akan membentuk satu kesatuan yang saling berkaitan dan terangkai menjadi sebuah cerita utuh. Sebuah konsep yang sangat menarik!!

Film ini dibuka dengan adegan seorang wanita cantik yang mengenakan pakaian pengantin lengkap. Ia berjalan perlahan menuju atap apartemen dan berdiri di pinggiran. Sedetik kemudian tampak wanita itu sudah meluncur bebas menuju tanah. Menuju kematiannya..
Lalu cerita pun dimulai..

The Notebook - Film Paling Romantis?

Entah kenapa aku lagi pengen drama romantis.. Iseng-iseng nyari rekomendasinya di google. Dan kebetulan film inilah yang pertama aku temukan beserta link downloadnya. Ya sudah, hajar! hehe..

The notebook (2004) Bercerita tentang kisah cinta Noah, seorang pemuda desa miskin dan Allie, gadis kota dari keluarga berada. Berbagai rintangan mereka lalui dalam hubungan mereka. Jarak dan waktu pun tak lantas melunturkan rasa di antara mereka. Terdengar romantis bukan? itu belum apa-apa, kalian akan menemukan berbagai momen-momen yang begitu menyentuh hati ketika menonton sendiri filmnya.

Film ini dibuka dengan adegan seorang lelaki mengayuh perahu di danau pada senja hari. disekelilingnya, burung angsa beterbangan entah menuju ke mana. Dari sebuah rumah di dekat sana seorang wanita tua sedang memperhatikan dia, dengan tatapan yang penuh makna. Sungguh sebuah adegan pembuka yang luar biasa, ditambah lagi adegan itu diiringi backsound instrumen piano. Menit-menit pertama yang langsung membuatk…

Untuk apa kita sekolah?

Coba kita jawab pertanyaan ini. Mengapa kita harus sekolah? Mungkin jawaban yang paling umum dan paling benar yang kebanyakan orang jawab adalah: Agar kita menjadi pintar. Agar kita menjadi lebih siap untuk menjalani setiap tantangan hidup di masa dewasa nanti. Agar kita bisa menjadi manusia yang berkualitas, berguna untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan, bahkan bangsa dan negara. Seiring berjalannya waktu, tujuan itu secara tak disadari akan memudar. Sekolah akan menjadi satu kebiasaan rutin yang dilakukan anak dari usia 5 tahunan sampai ia beranjak dewasa kelak. Pada akhirnya yang terjadi hanyalah ia Cuma melakukan kebiasaan rutin tersebut karena itulah yang dilakukan anak anak lain seusianya. Niat sebenarnya sekolah adalah untuk  menempa diri agar menjadi manusia yang berkualitas telah menjadi prioritas yang kesekian, setelah rutinitas untuk bertemu teman, nyari pacar, dan juga hanya untuk lulus dengan nilai baik.