Skip to main content

Bersih bersih blog dulu.. (welcome back)


ceritanya nulis entri kali ini sambil bawa sapu sama kemoceng.. abisnya udah berdebu banget nih blog :D jadi kudu dibersihin dulu.. hehehe... *pasang masker

Nah.. udah bersih kan? sekarang waktunya untuk bercerita. Jujur aku kangen juga sama blog ini.. udah ga begitu keurus lagi, ga kaya dulu dulu. Kalau dibilang jarang posting karena sibuk sih enggak juga.. cuma kenapa ya.. belakangan ini seperti tidak ada inspirasi lagi buat menuliskan sesuatu dan berbagi cerita di sini. Sama sekali ga ada gairah.. tapi kemarin malam gairah itu tiba tiba bangkit lagi saat seorang teman yang baru aja tau kalau aku punya blog bilang kalau blog coretan sesuka hatiku ini bagus.. kata katanya itulah yang membuatku bersemangat lagi untuk mengelola kembali blog ini dan menjadikannya sebagai tempat berbagi cerita, informasi ataupun lainnya yang entah bisa berguna atau tidak bagi orang lain..

okey.. mungkin segini dulu..
next post menyusul secepatnya

Happy Blogging ^___^

Comments

  1. Yuhuuu....
    Uhuk uhuk... mas ati2 dong bersih2nya. *tutup idung*

    ReplyDelete
  2. eh... ada si eneng..
    daripada bengong gitu mendingan bantuin abang gih..:-D

    *nyodorin kain pel

    ReplyDelete
  3. Saya juga jarang update blog, kalau ada waktu baru update lagi. toh ngeblog juga bukan kerjaan utama kan....

    ReplyDelete
  4. iya sih... tapi kalo kelamaan ga diurus rasanya kayak gimana.... gitu

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

9-9-81 Satu cerita dalam 9 Kisah

9-9-81 adalah film produksi Thailand yang (katanya) dibuat berdasarkan kisah nyata. Hal tersebut cukup bisa diterima, mengingat kisah dalam film ini sebenarnya sederhana saja; Seorang wanita tewas bunuh diri setelah mendengar calon suaminya meninggal karena kecelakaan. Namun uniknya, film ini disajikan dengan 9 sudut pandang berbeda, dengan 9 sutradara yang berbeda pula, Yang mana ke - 9 kisah kisah tersebut nantinya akan membentuk satu kesatuan yang saling berkaitan dan terangkai menjadi sebuah cerita utuh. Sebuah konsep yang sangat menarik!!

Film ini dibuka dengan adegan seorang wanita cantik yang mengenakan pakaian pengantin lengkap. Ia berjalan perlahan menuju atap apartemen dan berdiri di pinggiran. Sedetik kemudian tampak wanita itu sudah meluncur bebas menuju tanah. Menuju kematiannya..
Lalu cerita pun dimulai..

The Notebook - Film Paling Romantis?

Entah kenapa aku lagi pengen drama romantis.. Iseng-iseng nyari rekomendasinya di google. Dan kebetulan film inilah yang pertama aku temukan beserta link downloadnya. Ya sudah, hajar! hehe..

The notebook (2004) Bercerita tentang kisah cinta Noah, seorang pemuda desa miskin dan Allie, gadis kota dari keluarga berada. Berbagai rintangan mereka lalui dalam hubungan mereka. Jarak dan waktu pun tak lantas melunturkan rasa di antara mereka. Terdengar romantis bukan? itu belum apa-apa, kalian akan menemukan berbagai momen-momen yang begitu menyentuh hati ketika menonton sendiri filmnya.

Film ini dibuka dengan adegan seorang lelaki mengayuh perahu di danau pada senja hari. disekelilingnya, burung angsa beterbangan entah menuju ke mana. Dari sebuah rumah di dekat sana seorang wanita tua sedang memperhatikan dia, dengan tatapan yang penuh makna. Sungguh sebuah adegan pembuka yang luar biasa, ditambah lagi adegan itu diiringi backsound instrumen piano. Menit-menit pertama yang langsung membuatk…

Untuk apa kita sekolah?

Coba kita jawab pertanyaan ini. Mengapa kita harus sekolah? Mungkin jawaban yang paling umum dan paling benar yang kebanyakan orang jawab adalah: Agar kita menjadi pintar. Agar kita menjadi lebih siap untuk menjalani setiap tantangan hidup di masa dewasa nanti. Agar kita bisa menjadi manusia yang berkualitas, berguna untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan, bahkan bangsa dan negara. Seiring berjalannya waktu, tujuan itu secara tak disadari akan memudar. Sekolah akan menjadi satu kebiasaan rutin yang dilakukan anak dari usia 5 tahunan sampai ia beranjak dewasa kelak. Pada akhirnya yang terjadi hanyalah ia Cuma melakukan kebiasaan rutin tersebut karena itulah yang dilakukan anak anak lain seusianya. Niat sebenarnya sekolah adalah untuk  menempa diri agar menjadi manusia yang berkualitas telah menjadi prioritas yang kesekian, setelah rutinitas untuk bertemu teman, nyari pacar, dan juga hanya untuk lulus dengan nilai baik.