Skip to main content

Dunia Sepakbola kembali berduka (RIP Morosini)



Agak telat sih karena aku baru menuliskannya sekarang, sebenarnya peristiwa ini terjadi di malam minggu kemarin, tapi karena modemku lagi bermasalah, jadinya aku ga bisa ngepost saat itu juga.
Sabtu malam kemarin, dalam kelanjutan partai Serie B italia Pescara melawan Livorno, ketika pertandingan telah memasuki menit ke 31 Salah seorang pemain Livorno, Piermario Morosini tiba tiba terjatuh tanpa sebab.Meski sempat bangun sebentar, tapi kemodian ia malah roboh lagi.
Melihat hal tersebut, petugas medis pun secepatnya membawa dia ke rumah sakit, namun sayang... dalam perjalanan, ia telah menghembuskan nafas terakhirnya.

Tentunya masih segar dalam ingatan kita tentang peristiwa yang menimpa Fabrice Muamba yang juga mengalami hal serupa di tanggal 30 maret yang lalu. Ia juga tiba-tiba pingsan di lapangan karena masalah jantung, meski jantungnya sempat berhenti selama 78 menit, Namun ia lebih beruntung karena akhirnya bisa kembali bernafas. Dan hingga kini, ia sudah menunjukkan tanda-tanda kesehatan yang semakin membaik.

Kalau kita mundur lebih jauh lagi, ada satu pemain timnas kamerun yang juga meninggal di lapangan karena masalah jantung, ia adalah Marc Vivien Foe. Pada tanggal 26 Juni 2003 yang lalu di piala konfederasi, ia tiba tiba saja mengalami kolaps di lapangan dan meninggal beberapa saat kemudian. Seluruh dunia pun ikut berduka atas peristiwa tersebut.

Ketiga pemain di atas hanyalah sebagian dari daftar nama pemain yang mengalami kolaps di lapangan karena masalah jantung. Dengan peristiwa peristiwa tersebut, seharusnya memberikan pelajaran kepada masing masing klub agar lebih memperhatikan kesehatan fisik para pemainnya. Sepakbola itu olahraga yang sehat, tapi bukan untuk orang yang sakit. Bagaimanapun juga, ketahanan tubuh manusia itu ada batasannya. Jika memang sang pemain sedang tidak dalam kondisi sehat, maka ia tidak boleh ikut bertanding. Pihak medis klub pasti tau mana pemain yang layak dan mana yang tidak.

Semoga saja kasus Piermario Morosini ini adalah yang terakhir bagi dunia olahraga pada umumnya dan sepakbola pada khususnya, semoga tidak ada lagi Morosini ataupun Muamba yang lain yang tumbang di lapangan saat bertanding.

Selamat jalan, Piermario Morosini......

Comments

Popular posts from this blog

9-9-81 Satu cerita dalam 9 Kisah

9-9-81 adalah film produksi Thailand yang (katanya) dibuat berdasarkan kisah nyata. Hal tersebut cukup bisa diterima, mengingat kisah dalam film ini sebenarnya sederhana saja; Seorang wanita tewas bunuh diri setelah mendengar calon suaminya meninggal karena kecelakaan. Namun uniknya, film ini disajikan dengan 9 sudut pandang berbeda, dengan 9 sutradara yang berbeda pula, Yang mana ke - 9 kisah kisah tersebut nantinya akan membentuk satu kesatuan yang saling berkaitan dan terangkai menjadi sebuah cerita utuh. Sebuah konsep yang sangat menarik!!

Film ini dibuka dengan adegan seorang wanita cantik yang mengenakan pakaian pengantin lengkap. Ia berjalan perlahan menuju atap apartemen dan berdiri di pinggiran. Sedetik kemudian tampak wanita itu sudah meluncur bebas menuju tanah. Menuju kematiannya..
Lalu cerita pun dimulai..

The Notebook - Film Paling Romantis?

Entah kenapa aku lagi pengen drama romantis.. Iseng-iseng nyari rekomendasinya di google. Dan kebetulan film inilah yang pertama aku temukan beserta link downloadnya. Ya sudah, hajar! hehe..

The notebook (2004) Bercerita tentang kisah cinta Noah, seorang pemuda desa miskin dan Allie, gadis kota dari keluarga berada. Berbagai rintangan mereka lalui dalam hubungan mereka. Jarak dan waktu pun tak lantas melunturkan rasa di antara mereka. Terdengar romantis bukan? itu belum apa-apa, kalian akan menemukan berbagai momen-momen yang begitu menyentuh hati ketika menonton sendiri filmnya.

Film ini dibuka dengan adegan seorang lelaki mengayuh perahu di danau pada senja hari. disekelilingnya, burung angsa beterbangan entah menuju ke mana. Dari sebuah rumah di dekat sana seorang wanita tua sedang memperhatikan dia, dengan tatapan yang penuh makna. Sungguh sebuah adegan pembuka yang luar biasa, ditambah lagi adegan itu diiringi backsound instrumen piano. Menit-menit pertama yang langsung membuatk…

Untuk apa kita sekolah?

Coba kita jawab pertanyaan ini. Mengapa kita harus sekolah? Mungkin jawaban yang paling umum dan paling benar yang kebanyakan orang jawab adalah: Agar kita menjadi pintar. Agar kita menjadi lebih siap untuk menjalani setiap tantangan hidup di masa dewasa nanti. Agar kita bisa menjadi manusia yang berkualitas, berguna untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan, bahkan bangsa dan negara. Seiring berjalannya waktu, tujuan itu secara tak disadari akan memudar. Sekolah akan menjadi satu kebiasaan rutin yang dilakukan anak dari usia 5 tahunan sampai ia beranjak dewasa kelak. Pada akhirnya yang terjadi hanyalah ia Cuma melakukan kebiasaan rutin tersebut karena itulah yang dilakukan anak anak lain seusianya. Niat sebenarnya sekolah adalah untuk  menempa diri agar menjadi manusia yang berkualitas telah menjadi prioritas yang kesekian, setelah rutinitas untuk bertemu teman, nyari pacar, dan juga hanya untuk lulus dengan nilai baik.