Skip to main content

Sisi Lain




Dua orang yang berhadapan diperlihatkan satu koin uang 500 an.
yang satu melihat kalau itu adalah uang yang bergambar bunga melati, yang satunya melihat kalau gambarnya adalah burung garuda. Siapa yang salah?
Tidak ada yang salah..
karena mereka melihat dari sisi yang berbeda. Tapi pada akhirnya mereka sepakat kalau yang diperlihatkan pada mereka itu adalah koin uang.



Segala sesuatu pasti memiliki beberapa sisi. Apa yang pertama kali kita liat belum bisa memperlihatkan kebenaran. Kita harus melihat dari sisi orang lain. dengan begitu kita akan bisa jadi lebih bijaksana.
Perbedaan pandangan menghasilkan perbedaan pengertian. meski berasal dari sumber yang sama, namun jika dipandang dari sisi yang berbeda akan menghasilkan pengertian yang berbeda pula.
Jangan fokus pada perbedaan, carilah persamaan. jika belum ditemukan.. coba lihat lebih dalam, lihat dari sisi yang lain. dari sisi yang lebih luas.

Comments

  1. bener banget..tapi terkadang dalam kenyataannya susah banget kalo disuruh cari persamaan.

    *difotonya ada 3 orang :D hehe..bener ga??

    ReplyDelete
  2. Ooppss..bukan deng...cuma 1 orang..tapi terlihat 3. *halash gimana sih ngejelasainnya.*haha

    ReplyDelete
  3. Ahahaha..
    kok jadi bingung dia?
    hehe..
    bisa aja, asal kita bisa memperlebar sudut pandang kita
    mengutip kalimat dr detektif conan:
    bagaimanapun juga, kebenaran itu hanya ada 1
    kalaupun ada perbedaan, itu hanya kepingan kepingan puzzle yg belum disatukan.
    periksa semua sudut, satukan mereka. itulah kebenaran.
    *nyambung kd yo lah?*
    ahahahaha :P

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

9-9-81 Satu cerita dalam 9 Kisah

9-9-81 adalah film produksi Thailand yang (katanya) dibuat berdasarkan kisah nyata. Hal tersebut cukup bisa diterima, mengingat kisah dalam film ini sebenarnya sederhana saja; Seorang wanita tewas bunuh diri setelah mendengar calon suaminya meninggal karena kecelakaan. Namun uniknya, film ini disajikan dengan 9 sudut pandang berbeda, dengan 9 sutradara yang berbeda pula, Yang mana ke - 9 kisah kisah tersebut nantinya akan membentuk satu kesatuan yang saling berkaitan dan terangkai menjadi sebuah cerita utuh. Sebuah konsep yang sangat menarik!!

Film ini dibuka dengan adegan seorang wanita cantik yang mengenakan pakaian pengantin lengkap. Ia berjalan perlahan menuju atap apartemen dan berdiri di pinggiran. Sedetik kemudian tampak wanita itu sudah meluncur bebas menuju tanah. Menuju kematiannya..
Lalu cerita pun dimulai..

The Notebook - Film Paling Romantis?

Entah kenapa aku lagi pengen drama romantis.. Iseng-iseng nyari rekomendasinya di google. Dan kebetulan film inilah yang pertama aku temukan beserta link downloadnya. Ya sudah, hajar! hehe..

The notebook (2004) Bercerita tentang kisah cinta Noah, seorang pemuda desa miskin dan Allie, gadis kota dari keluarga berada. Berbagai rintangan mereka lalui dalam hubungan mereka. Jarak dan waktu pun tak lantas melunturkan rasa di antara mereka. Terdengar romantis bukan? itu belum apa-apa, kalian akan menemukan berbagai momen-momen yang begitu menyentuh hati ketika menonton sendiri filmnya.

Film ini dibuka dengan adegan seorang lelaki mengayuh perahu di danau pada senja hari. disekelilingnya, burung angsa beterbangan entah menuju ke mana. Dari sebuah rumah di dekat sana seorang wanita tua sedang memperhatikan dia, dengan tatapan yang penuh makna. Sungguh sebuah adegan pembuka yang luar biasa, ditambah lagi adegan itu diiringi backsound instrumen piano. Menit-menit pertama yang langsung membuatk…

Untuk apa kita sekolah?

Coba kita jawab pertanyaan ini. Mengapa kita harus sekolah? Mungkin jawaban yang paling umum dan paling benar yang kebanyakan orang jawab adalah: Agar kita menjadi pintar. Agar kita menjadi lebih siap untuk menjalani setiap tantangan hidup di masa dewasa nanti. Agar kita bisa menjadi manusia yang berkualitas, berguna untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan, bahkan bangsa dan negara. Seiring berjalannya waktu, tujuan itu secara tak disadari akan memudar. Sekolah akan menjadi satu kebiasaan rutin yang dilakukan anak dari usia 5 tahunan sampai ia beranjak dewasa kelak. Pada akhirnya yang terjadi hanyalah ia Cuma melakukan kebiasaan rutin tersebut karena itulah yang dilakukan anak anak lain seusianya. Niat sebenarnya sekolah adalah untuk  menempa diri agar menjadi manusia yang berkualitas telah menjadi prioritas yang kesekian, setelah rutinitas untuk bertemu teman, nyari pacar, dan juga hanya untuk lulus dengan nilai baik.