Skip to main content

Friends With Benefits VS No Strings Attached



Kebetulan kah?
kedua film ini rilis di tahun yang sama, dengan mengusung tema yang sama pula. Aktor dan aktrisnya pun juga sama sama dari kalangan bintang papan atas. siapa tak kenal dengan Asthon Kutcer dan Natalie Portman (NSA) atau Justin timberlake dan Mila Kunis (FWB). Khusus untuk pemain wanitanya, Natalie dan Mila. mungkinkah persaingan film mereka ini adalah kelanjutan persaingan mereka di Film Black Swan (2010) yang lalu? hehehe.. who knows?
Okey.. saatnya membandingkan tentang isi film tahap demi tahap


Diawali dengan adegan patah hati..
Dalam hal ini aku lebih menyukai FWB yang membungkusnya dengan cara unik. Sementara NSA sedikit lebih gila, masa iya pacar diselingkuhi Ayah sendiri? ckckck...

Perkenalan..
FWB diawali karena masalah pekerjaan, sementara NSA karena pertemuan kembali dua teman lama. dalam hal ini aku tidak bisa membandingkan keduanya karena mereka sudah mengambil jalur masing-masing. Jadi nilainya seimbang

Pendekatan..
Kedua film ini benar-benar sudah jalan dengan rasanya masing-masing. Jikalau dalam FWB Dylan dan Jamie sepakat untuk "tidak ada rasa" di antara mereka, dalam NSA justru hanya Emma saja yang takut untuk membuat ikatan. Padahal Adam sedikit banyak telah memiliki rasa, tapi dia ikut saja dengan permainan Emma.

Bersenang-senang..
Sama sama mendapat rating R (resticred),artinya di dalam film-film ini akan cukup banyak menampilkan adegan adegan vulgar. buat cowok siapkan mata anda untuk menyaksikan keseksian Mila dan natalie dengan pakaian seksi. Buat Cewe juga jangan berkedip saat melihat otot-otot kekar Justin dan Asthon. Dari segi kegilaan, FWB lebih banyak menyajikan porsi untuk hal ini.

Masalah..
Jangan bermain api kalau kau tidak ingin terbakar. Awalnya mungkin menjalin hubungan tanpa ikatan itu menyenangkan. tapi dua insan yang sering menghabiskan waktu bersama, bercanda, tertawa, ber**TIIIIIIIIT* (sensor) lambat laun akan mempengaruhi sisi emosional diantara mereka. Apakah cinta memang selalu menjadi sumber masalah?

Ending..
Ini film komedi romantis bukan? harus happy ending donk.. hehe
keduanya menyajikan ending yang sama, namun dalam kemasan yang berbeda. secara pribadi aku lebih menyukai ending NSA, klasik namun manis :)


Keseluruhan..
Jika aku ditanya film mana yang lebih aku suka diantara kedua film di atas, maka aku akan menjawab yang pertama (FWB). Film ini lebih kompleks. tak hanya mengupas tentang kisah cinta Dylan dan Jamie, tapi juga bagaimana cerita tentang masalah keluarga Dylan, ibunya yang meninggalkannya, ayahnya yang mulai pikun, dan juga bagaimana Jamie yang tumbuh besar tanpa mengetahui siapa ayahnya yang sebenarnya. Chemistry antara keduanya juga lebih "kena" dibandingkan dengan Adam-Emma di NSA.

Pada akhirnya aku cuma bisa bilang kalau kedua fim ini hanyalah sebuah film ringan untuk mengisi waktu luang saja, kalaupun ada makna yang bisa diambil mungkin hanya ini:

Kegagalan dalam suatu hal memang sedikit banyaknya akan mempengaruhi kondisi mental dan psikologis kita, mungkin sebagian besar akan takut untuk mencobanya lagi, takut untuk gagal lagi.
Pernah gagal dalam bercinta membuat  orang takut untuk jatuh cinta lagi. Takut untuk terluka lagi, akibatnya mereka seperti enggan membuka pintu hati untuk mencintai orang lain lagi.
Tapi hidup perlu cinta..
setiap Orang membutuhkan cinta
setiap Orang harus memiliki cinta
Karena cintalah yang akan membuat hidup jadi indah

Comments

Popular posts from this blog

9-9-81 Satu cerita dalam 9 Kisah

9-9-81 adalah film produksi Thailand yang (katanya) dibuat berdasarkan kisah nyata. Hal tersebut cukup bisa diterima, mengingat kisah dalam film ini sebenarnya sederhana saja; Seorang wanita tewas bunuh diri setelah mendengar calon suaminya meninggal karena kecelakaan. Namun uniknya, film ini disajikan dengan 9 sudut pandang berbeda, dengan 9 sutradara yang berbeda pula, Yang mana ke - 9 kisah kisah tersebut nantinya akan membentuk satu kesatuan yang saling berkaitan dan terangkai menjadi sebuah cerita utuh. Sebuah konsep yang sangat menarik!!

Film ini dibuka dengan adegan seorang wanita cantik yang mengenakan pakaian pengantin lengkap. Ia berjalan perlahan menuju atap apartemen dan berdiri di pinggiran. Sedetik kemudian tampak wanita itu sudah meluncur bebas menuju tanah. Menuju kematiannya..
Lalu cerita pun dimulai..

The Notebook - Film Paling Romantis?

Entah kenapa aku lagi pengen drama romantis.. Iseng-iseng nyari rekomendasinya di google. Dan kebetulan film inilah yang pertama aku temukan beserta link downloadnya. Ya sudah, hajar! hehe..

The notebook (2004) Bercerita tentang kisah cinta Noah, seorang pemuda desa miskin dan Allie, gadis kota dari keluarga berada. Berbagai rintangan mereka lalui dalam hubungan mereka. Jarak dan waktu pun tak lantas melunturkan rasa di antara mereka. Terdengar romantis bukan? itu belum apa-apa, kalian akan menemukan berbagai momen-momen yang begitu menyentuh hati ketika menonton sendiri filmnya.

Film ini dibuka dengan adegan seorang lelaki mengayuh perahu di danau pada senja hari. disekelilingnya, burung angsa beterbangan entah menuju ke mana. Dari sebuah rumah di dekat sana seorang wanita tua sedang memperhatikan dia, dengan tatapan yang penuh makna. Sungguh sebuah adegan pembuka yang luar biasa, ditambah lagi adegan itu diiringi backsound instrumen piano. Menit-menit pertama yang langsung membuatk…

Untuk apa kita sekolah?

Coba kita jawab pertanyaan ini. Mengapa kita harus sekolah? Mungkin jawaban yang paling umum dan paling benar yang kebanyakan orang jawab adalah: Agar kita menjadi pintar. Agar kita menjadi lebih siap untuk menjalani setiap tantangan hidup di masa dewasa nanti. Agar kita bisa menjadi manusia yang berkualitas, berguna untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan, bahkan bangsa dan negara. Seiring berjalannya waktu, tujuan itu secara tak disadari akan memudar. Sekolah akan menjadi satu kebiasaan rutin yang dilakukan anak dari usia 5 tahunan sampai ia beranjak dewasa kelak. Pada akhirnya yang terjadi hanyalah ia Cuma melakukan kebiasaan rutin tersebut karena itulah yang dilakukan anak anak lain seusianya. Niat sebenarnya sekolah adalah untuk  menempa diri agar menjadi manusia yang berkualitas telah menjadi prioritas yang kesekian, setelah rutinitas untuk bertemu teman, nyari pacar, dan juga hanya untuk lulus dengan nilai baik.