Skip to main content

Review Film: Case 39

Huhuhu..
Kuharap ga ada yang bosan kalau aku bercerita tentang film terus. Soalnya lagi seru nih! Buat yang hobi nonton kan bisa aja menjadikannya sebagai bahan pertimbangan dalam memilih film. Dilihat dari judul menurutku cukup menarik; Case 39, some cases should never be opened. Melihat judul, kupikir ini kisah detektif. ternyata bukan, mungkin ini jenis thriller psikolngis horor. (kurang tau juga, soalnya aku bukan pengamat film)

Okey, waktunya bercerita.. Emmily adalah seorang wanita yang bekerja pada badan perlindungan anak yang bertugas mengurus masalah adopsi anak. hari harinya selalu disibukkan dengan masalah kekerasan pada anak, tapi khusus untuk kasus ke 39 emily melihat ada sesuatu yang lain.
Kasus ini melibatkan seorang anak yang bernama lilith sullivan, ia dikabarkan sering mendapat siksaan dari kedua orang tuanya. Emily merasa iba pada anak tersebut dan memberi perhatian khusus padanya. Hingga suatu malam emilly berhasil memergoki kedua orang tua lilith yang ingin membunuh anaknya dengan cara membakarnya di oven hidup2. Bukti itu cukup untuk menyeret kedua orang tua lilith ke penjara.. Merasa kasihan dengan lilith, emily memutuskan untuk merawatnya di rumah sampai ada orang tua asuh yang bersedia menampung anak itu...
Sebuah keputusan yang akan merubah hidup emily selamanya..
Karena ternyata lilith bukanlah gadis lugu biasa!!
Ia adalah sumber petaka, penyebab kematian orang orang terdekat emily

Comments

  1. wah lagi gila film ya rif...hahaha

    ReplyDelete
  2. Iya nih mas... Terlalu banyak punya waktu luang, jd mending d bw nonton film aja

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

9-9-81 Satu cerita dalam 9 Kisah

9-9-81 adalah film produksi Thailand yang (katanya) dibuat berdasarkan kisah nyata. Hal tersebut cukup bisa diterima, mengingat kisah dalam film ini sebenarnya sederhana saja; Seorang wanita tewas bunuh diri setelah mendengar calon suaminya meninggal karena kecelakaan. Namun uniknya, film ini disajikan dengan 9 sudut pandang berbeda, dengan 9 sutradara yang berbeda pula, Yang mana ke - 9 kisah kisah tersebut nantinya akan membentuk satu kesatuan yang saling berkaitan dan terangkai menjadi sebuah cerita utuh. Sebuah konsep yang sangat menarik!!

Film ini dibuka dengan adegan seorang wanita cantik yang mengenakan pakaian pengantin lengkap. Ia berjalan perlahan menuju atap apartemen dan berdiri di pinggiran. Sedetik kemudian tampak wanita itu sudah meluncur bebas menuju tanah. Menuju kematiannya..
Lalu cerita pun dimulai..

The Notebook - Film Paling Romantis?

Entah kenapa aku lagi pengen drama romantis.. Iseng-iseng nyari rekomendasinya di google. Dan kebetulan film inilah yang pertama aku temukan beserta link downloadnya. Ya sudah, hajar! hehe..

The notebook (2004) Bercerita tentang kisah cinta Noah, seorang pemuda desa miskin dan Allie, gadis kota dari keluarga berada. Berbagai rintangan mereka lalui dalam hubungan mereka. Jarak dan waktu pun tak lantas melunturkan rasa di antara mereka. Terdengar romantis bukan? itu belum apa-apa, kalian akan menemukan berbagai momen-momen yang begitu menyentuh hati ketika menonton sendiri filmnya.

Film ini dibuka dengan adegan seorang lelaki mengayuh perahu di danau pada senja hari. disekelilingnya, burung angsa beterbangan entah menuju ke mana. Dari sebuah rumah di dekat sana seorang wanita tua sedang memperhatikan dia, dengan tatapan yang penuh makna. Sungguh sebuah adegan pembuka yang luar biasa, ditambah lagi adegan itu diiringi backsound instrumen piano. Menit-menit pertama yang langsung membuatk…

Untuk apa kita sekolah?

Coba kita jawab pertanyaan ini. Mengapa kita harus sekolah? Mungkin jawaban yang paling umum dan paling benar yang kebanyakan orang jawab adalah: Agar kita menjadi pintar. Agar kita menjadi lebih siap untuk menjalani setiap tantangan hidup di masa dewasa nanti. Agar kita bisa menjadi manusia yang berkualitas, berguna untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan, bahkan bangsa dan negara. Seiring berjalannya waktu, tujuan itu secara tak disadari akan memudar. Sekolah akan menjadi satu kebiasaan rutin yang dilakukan anak dari usia 5 tahunan sampai ia beranjak dewasa kelak. Pada akhirnya yang terjadi hanyalah ia Cuma melakukan kebiasaan rutin tersebut karena itulah yang dilakukan anak anak lain seusianya. Niat sebenarnya sekolah adalah untuk  menempa diri agar menjadi manusia yang berkualitas telah menjadi prioritas yang kesekian, setelah rutinitas untuk bertemu teman, nyari pacar, dan juga hanya untuk lulus dengan nilai baik.