Interstellar, Bagus Gak Sih?

Interstellar adalah film terbaru hasil karya dari sutradara jenius Christoper Nolan. Sebagaimana tulisanku sebelumnya mengenai daftar film yang wajib tonton di akhir 2014, Interstellar sejatinya adalah merupakan salah satu film yang paling aku nantikan kehadirannya di tahun 2014 ini. Dan akhirnya tanggal 6 Nopember kemarin film ini rilis di Indonesia, lebih cepat satu hari dari tanggal perilisan resminya untuk wilayah USA. Lalu bagaimanakah hasil penantianku ini? apakah memuaskan atau justru mengecewakan?


Interstellar adalah film dengan perpaduan genre Drama, Adventure, Sci-Fi, sekaligus misteri. Salah besar jika kita mengharapkan adanya adegan perang antara manusia dengan makhluk asing di luar angkasa. Jangan pula menantikan kehadiran sosok alien yang menyeramkan dalam film ini karena anda pasti akan kecewa. Film ini bercerita tentang teori relatifitas, perjalanan ruang dan waktu, serta hubungannya dengan gravitasi. (Hayok.. mulai pusing kan? hehehee.... ).

Harus diakui, film ini memang tergolong berat dari segi jalan ceritanya. Jadi saranku sebelum menonton film ini pastikan otak kalian berada dalam kondisi prima. Jangan menonton film ini disaat kalian sedang ngantuk, lagi diare, atau pas bertengkar sama pacar (apalagi kalo nontonnya sama selingkuhan). Usahakan isi dulu perut sebelum nonton, karena film ini durasinya lumayan panjang. (Tebak berapa? 169 menit!) pasti ga asik kan nonton film yang berat sambil nahan perut yang keroncongan.

Oiya, satu lagi. Jangan terlalu sering membaca atau mencari cari sinopsis maupun review film Interstellar ini di internet. Takutnya nanti kalian kejebak ranjau alias terbaca tulisan yang bernada spoiler. Akan sangat tidak asyik kalau kita sudah duluan tau gimana akhir film ini karena kekuatan film film Nolan biasanya adalah akhir yang "Sesuatu". Tapi Eits... tenang. Kalau di Toscablog ini aman kok. Jadi... silahkan lanjutkan membaca.

Kita mulai dari sinopsisnya dulu ya, aku ngarang sendiri ga ngambil dari situs cineplex atau situs film lainnya, jadi maafkan kalau bahasanya agak sedikit dilebay lebaykan :D
Film ini bercerita pada suatu masa tatkala bumi mulai kehilangan cahaya kehidupannya. Disaat tanah tak lagi subur untuk ditanami dan iklim yang tak pernah tentu di setiap hari, hiduplah seorang Pensiunan Pilot luar angkasa bernama Cooper (diperankan Matthew McConaughey) Ia tinggal bersama dua anaknya, Tom dan Murph, serta sang mertua, Donald. Mereka kini hidup sebagai petani jagung karena memang pemerintah mengharuskan penduduknya untuk bertani agar dapat mengatasi masalah kelangkaan pangan. Di waktu bersamaan NASA sedang melakukan penelitian tentang lubang cacing, blackhole atau apalah namanya di luar angkasa yang dapat membawa apapun ke dalamnya untuk menembus ruang dan waktu. Proyek yang dikepalai oleh Prof. Brand (Michael Caine) dan dibantu putrinya Amelia Brand (Anne Hathaway) membuka Harapan untuk menyelamatkan spesies manusia dengan cara mengungsikan mereka ke planet yang baru. Tapi untuk merealisasikan mimpi itu, harus ada beberapa orang pemberani yang diutus untuk melakukan survei memasuki blackhole tersebut. Singkat cerita karena suatu hal Cooper "terpilih" sebagai pilot pesawat luar angkasa tersebut. Kini ia harus menghadapi pergelutan hati yang rumit, menolak tawaran tersebut dan hidup bahagia bersama keluarganya, atau membuka harapan pada ras manusia dengan konsekuensi meninggalkan anak anaknya tercinta tanpa pernah tau apakah ia akan bisa kembali atau tidak.

Komentar:
Bagi yang suka nonton film film Nolan, pasti tau banget kalo Nolan tuh orangnya suka memperhatikan hal hal yang detil. Semua pertanyaan yang muncul di pikiran kita pasti akan disajikan jawaban secara masuk akal  seiring waktu berjalan hingga akhir film. Tapi saking detilnya mungkin film ini akan terasa sangaaaaat membosankan bagi sebagian orang. Apalagi bagi orang yang ga doyan banget sama pelajaran fisika. Film ini banyak berisi tentang sains dan penjabaran tentang ruang, waktu, serta gravitasi.. kalo ga tahan bisa botak rambut kalian,, hehee... becanda. Tapi di balik itu semua film ini menyajikan sisi humanis yang sangat dalam. Sebut saja bagaimana dalamnya hubungan Ayah-Anak antara Cooper dan Murph yang sama sama menderita karena harus terpisah, serta bagaimana Perasaan para relawan lain yang tak pernah tau apakah ia akan hidup atau mati ketika ditugaskan dalam misi penyelamatan ras manusia ini.
Jujur, sebenarnya aku ingin menceritakan dan mengomentari lebih banyak lagi tentang film ini. Namun takutnya nanti malah jadi spoiler dan mengganggu kenikmatan kalian dikala menonton filmnya nanti. Seperti trailer trailernya yang banyak bertebaran di youtube, aku juga tak akan banyak mengumbar cerita maupun adegan di film ini. Biarlah semua menjadi misteri dulu dan temukan sendiri jawabannya saat kalian menonton filmnya nanti. Bersiaplah untuk menjadi botaaak... hehee..

NB:
Hingga saat ini, rating di IMDB untuk film ini mencapai angka 9,2. Wow banget gak tuh?
Tapi kalau untuk aku pribadi film Interstellar ini levelnya masih di bawah film nolan yang lain seperti Inception dan The Dark Knight. Mungkin karena aku tidak begitu mengerti sains.. Maaf
Interstellar, Bagus Gak Sih? Interstellar, Bagus Gak Sih? Reviewed by Arif Rahman on 11:30:00 AM Rating: 5

3 comments:

Tosca. Powered by Blogger.