Skip to main content

Posts

Showing posts from 2013

Sinister

Di Banjarmasin, film ini tayang berbarengan dengan Iron Man 3 sehingga daya tariknya tenggelam oleh kisah superhero marvel tersebut, yang mengakibatkan pemutarannya tidak begitu lama di bioskop. Padahal menurut aku pribadi film ini cukup spesial dan mampu menimbulkan suatu "rasa" ketika selesai menontonnya. (yaiyalah... horrorr!!!). Okey, kita mulai saja:

Yes Or No

Rasanya udah lama banget nih gak ngeresensi film. Padahal selama ini ada banyak sekali film-film yang sudah aku tonton dan cukup bagus namun belum sempat untuk aku bagikan ceritanya di sini. Di awal comeback "coretan di layar lebar" ku ini, mungkin sebaiknya aku mulai dengan sebuah film dari tetangga kita Thailand, yang khusus aku tulis untuk salah seorang pengunjung blog ini atas jawaban dari requestnya beberapa waktu yang lalu. Challenge accepted!! silahkan simak resensi Film yang berjudul Yes Or No ini:

Pie, adalah seorang mahasiswi perikanan yang agak selektif dalam memilih teman. Hal itu didasari atas prinsip Ibunya yang begitu membenci wanita yang bertingkah maupun berpakaian seperti laki-laki (di Thailand, mereka menyebut jenis wanita seperti ini dengan sebutan Tom). Namun sialnya, dalam pembagian kamar di asrama ternyata ia harus satu kamar dengan cewek berambut pendek bernama Kim yang berpenampilan seperti cowok tulen. Bak seekor gurita yang siaga, ia langsung "…

Apa Yang Salah Dari Pendidikan Kita?

Mumpung masih tanggal 2 mei nih, ga ada salahnya nulis tentang sesuatu yang berhubungan dengan latar belakang pendidikan dan kaitannya dengan masa depan seseorang. Sebelumnya, dengan segala kerendahan hati. Saya menulis ini bukan karena paksaan atau juga karena ingin cari perhatian. Hanya sedikit ingin menghilangkan ganjalan pada rongga pernafasan.
Sebelum saya  menulis lebih lanjut, mungkin ada baiknya kita flashback sejenak untuk mengunjungi tulisan saya di masa lalu tentang UNTUK APA KITA SEKOLAH? (silahkan klik kalimat dengan huruf kapital tersebut untuk membacanya).
Nah, kalau sudah. . . Silahkan lanjut membaca tulisan saya di bawah ini.

Kreatifitas Anak-Anak di Dalam Mesjid

Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui. (QS: Al-Jumu'ah 9)

Firman Allah di atas menyerukan kepada umat muslim untuk melaksanakan shalat jum'at. Hukum dari shalat jum'at itu sendiri adalah wajib bagi laki-laki muslim yang sudah dewasa. Lalu bagaimana dengan anak-anak? apakah juga disarankan untuk shalat jum'at?
Menurut guru agama di waktu aku masih sekolah dulu, alangkah baiknya kalau sejak dini kita sudah membiasakan diri untuk melaksanakan kebiasaan baik tersebut agar nanti di saat dewasa hal-hal tersebut sudah menjadi kebiasaan yang tak bisa kita tinggalkan lagi. Lalu efektifkah menyuruh anak pergi ke mesjid untuk shalat jum'at? sebentar lagi aku akan menceritakan pengalamanku tentang kreatifitas anak-anak pada waktu shalat jum'at di dalam mesjid.

Goodbye My P310, You are the first and one of the best

Rasanya masih seperti kemarin, saat aku pertama kali membuka kotak kemasan nikon p310ku ini. Perasaan lega bercampur senang, karena aku belinya lewat online. Entah kekuatan apa yang memberanikan diriku untuk ngotot membeli nikon p310 ini dulu. Aku begitu tertarik pada dia, mungkin bisa dikatakan jatuh cinta. Namun keyakinanku pada performa dia terbayar dengan hasil foto yang bisa dikatakan hampir sempurna.

Belum genap satu tahun, namun kenanganku bersamanya sudah begitu banyaknya. Ia juga senantiasa membantuku memberikan warna-warna pada blog ini dan membingkai makna dalam setiap ceritaku. Menemani setiap perjalanan hidupku, dan yang pertama mengajarkanku tentang setting kamera secara manual.

Indonesia, dan Secercah Asa

Jantung para penonton seakan terhenti, Sang kapten timnas U-23 Malaysia kini bersiap menendang bola. Harapan seluruh penggila bola Indonesia kini tertuju pada sosok Kurnia Meiga. Indonesia kini dalam kondisi tertekan. Jika tendangan sang kapten masuk, maka Penalty shotout ini akan dimenangkan Malaysia. Otomatis pupus sudah harapan timnas Untuk meraih medali Emas Dalam Asian Games tahun itu.
Dan benar saja, meski Meiga sudah berhasil menahan bola. Toh laju sang kulit bundar tak terhenti dan tetap melewati garis gawang. Badrol, sang kapten Malaysia menjadi sosok protagonis dalam drama ini. Sementara Para pemain timnas U23 kita tertunduk lesu, Jutaan pasang mata yang menyaksikan Indonesia di layar kaca pun juga tak ada yang berbahagia. Untuk kesekian kalinya timnas kita dipecundangi Malaysia.

Kekalahan terhadap Malaysia di Asian Games 2011 tersebut adalah pertandingan terakhir yang disaksikan rakyat Indonesia dengan penuh antusias. Pasca lengsernya Nurdin dan naiknya Djohar sebagai ketu…

Antri Bensin di SPBU? berikut cerita dan tipsnya

Dua minggu terakhir, antrian BBM bersubsidi di SPBU semakin menggila saja. Kadang perlu waktu sampai satu jam mengantri baru aku bisa dapat giliran mengisi bensin. Kondisi tersebut membuat aku belakangan jadi kehilangan gairah untuk jalan-jalan dan menyia-nyiakan bahan bakar motorku untuk tujuan yang tidak begitu penting, Proses pengantrian yang begitu lama sering membuat aku malas untuk ke SPBU dan lebih memilih beli di eceran. meski dengan harga yang lebih mahal tentunya.

Pasokan Bahan bakar untuk wilayah Kalsel sepertinya memang sedang dalam kondisi tidak banyak.  Pernah suatu waktu aku melakukan perjalanan dari Martapura-Banjarbaru-Banjarmasin di sore hari. Dalam perjalanan tersebut aku melewati mungkin sekitar 8 atau 9 SPBU.  Sialnya, ternyata semua SPBU yang aku lewati kehabisan stok BBM bersubsidi. Luar biasa! entah ini permainan atau apa, yang pasti untuk kesekian kalinya aku harus membeli di eceran dengan harga yang lebih tinggi 134% dibanding harga resmi di SPBU.

2013, dan Sebuah Coretan yang Tidak Jelas

Halaman tiga belas, dua ribu tiga belas.
Mungkin sudah terlambat bagiku untuk memajang foto kembang api ataupun juga meniup terompet sebagai perayaan tahun baru. januari telah berjalan sudah hampir setengahnya, dan kehebohan pergantian tahun juga sudah tidak lagi terlihat di mana-mana. Meski demikian, gemuruh petir dan guyur hujan masih kerap hadir menyapa bumi di hampir setiap hari. Sebuah citarasa khas Januari.
Rasanya sudah lama sekali jemari ini tak menari, ia sedang berada di masa transisi.. belajar, demi menggapai sebuah resolusi yang ia tetapkan jauh-jauh hari. Sekarang ia kembali, bukan untuk sebuah tujuan, namun hanya sekekdar sapaan. Sekedar membuktikan bahwa ia masih ada, dengan harapan agar ia tidak terlupakan.